PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI
SISTEM INFORMASI
ANALISIS
SISTEM INFORMASI PEMBELIAN PENJUALAN
DISUSUN
OLEH:
MOH.
FADLAN (4114111)
DOSEN PENGAJAR:
FAKULTAS
TEKNIK
PRODI
SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS
PESANTREN TINGGI DARUL ULUM
JOMBANG
2016
Sistem
Informasi Pembelian Penjualan CV. Media Computer Jombang
Metode
Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem sangat
dibutuhkan untuk mempermudah tahapan analisis yang akan dilakukan. Tahap-tahap
atau siklus sistem yang digunakan dalam melakukan pengembangan sistem adalah:
1.
Perencanaan: Definisi masalah pada tahap
ini dilakukan kajian untuk memperoleh gambaran permasalahan dan ruang
lingkupnya yang terdapat pada sistem yang akan dikembangkan. Setelah
permasalahan ditemukan diharapkan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut
dapat diperoleh.
2.
Analisa: Pada tahap ini permasalahan
dianalisis secara lebih mendalam dengan mempelajari sistem yang sedang berjalan
untuk membantu sistem yang baru dan menentukan kebutuhan informasi pemakai.
Dari sistem ini akan dapat disimpulkan bahwa sistem yang baru layak atau tidak
untuk dikembangkan.
3.
Perancangan: Setelah mengetahui sistem
yang lama dan mengetahui kriteria-kriteria sistem yang dibangun kemudian
dibuatlah desain masukan, desain proses dan desain keluaran serta desain
database-nya.
4.
Penerapan: Hasil perancangan dari tahap
sebelumnya diimplementasikan dibagian ini untuk menerapkan prosedur dalam
teknologi komputer digunakan aplikasi pemrograman, sedangkan untuk proses yang
berada diluar sistem komputer disusunlah suatu aturan agar setiap orang yang
terlibat dapat mengikuti prosedur yang telah ditentukan.
5.
Evaluasi: Setelah sistem dibuat maka
dilakukan pengujian terhadap sistem tersebut. Pengujian dilakukan untuk
mengetahui proses pengolahan dan menjadi informasi dan mendistribusikannya.
Identifikasi
Masalah
Permasalahan:
1.
Pencatatan data-data yang di CV. Media
Computer masih dilakukan secara manual, sehingga memerlukan waktu yang lama
dalam proses penyajian informasi.
2.
Kesulitan dalam hal penyampaian
informasi barang kepada pelanggan berkaitan dengan data barang.
3.
Data yang belum terintegrasi menyebabkan
seringnya pencatatan data yang berulang.
4.
Kesulitan dalam pembuatan beberapa
laporan, khususnya pada laporan data barang, laporan penjualan, dan laporan
pembelian.
5.
Kebutuhan terhadap data barang, data kasir,
data kategori barang, data pembelian, data pembelian item, data penjualan, data
data penjualan item dan data supplier
banyak memerlukan tempat untuk menyimpan dokumen.
6.
Banyaknya data yang masuk dalam toko
menyebabkan sistem pembelian dan penjualan manual menjadi tidak efektif dan
efisien.
7.
Penyimpanan data dalam bentuk kertas
atau manual menimbulkan risiko yang cukup besar, seperti kebakaran, rusak atau
bencana alam yang bisa mengakibatkan data-data penting itu hilang, sehingga
diperlukan sistem yang bisa menyimpan data lebih aman.
Dari berbagai alasan yang telah
diungkapkan di atas, maka pengembangan sistem informasi pembelian dan penjualan
ini dibuat untuk membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.
Analisa
Semua
kemudahan disiapkan dengan menggunakan suatu menu utama yang dapat memanggil
sub program sehingga memudahkan admin untuk melakukan operasi atas data
pembelian dan penjualan pada CV. Media Computer.
Setiap
form diberikan fasilitas berupa AutoNumber sehingga primary key secara otomatis akan diberikan secara Increment, hal ini dapat mempercepat aktivitas
input data oleh petugas, memudahkan dalam mengecek persediaan barang pada
gudang.
Report juga dibuat dengan sekali klik
petugas dapat melihat dan mencetak report
dengan tampilan yang menarik serta dilengkapi beragam konfigurasi laporannya.
Analisis
Kebutuhan:
Data
yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem informasi ini adalah:
1. Data
Barang: kd_barang (*), nm_barang, harga_modal, harga_jual, stok, satuan,
keterangan, kd_kategori (**).
2. Data
Kasir: kd_kasir (*), nm_kasir, username, password.
3. Data
Kategori: kd_kategori (*), nm_kategori.
4. Data
Pembelian: no_pembelian (*), tgl_pembelian, keterangan, kd_supplier (**).
5. Data
Pembelian Item: no_pembelian (**), kd_barang (**), harga, jumlah.
6. Data
Penjualan: no_penjualan (*), tgl_penjualan, pelanggan, keterangan, uang_bayar.
7. Data
Penjualan Item: no_penjualan (**), kd_barang (**), harga, jumlah.
8. Data
Supplier: kd_supplier (*), nm_supplier, alamat, no_telepon.
Kebutuhan
Fungsional:
Fungsi
dari sistem ini adalah:
1. Proses
login untuk admin/kasir.
2. Proses
pengelolaan data kategori, data supplier,
data barang, data transaksi pembelian, data transaksi penjualan.
3. Meliputi
masukan, ubah, simpan, cetak dan hapus.
4. Proses
pendataan pelanggan, baik data baru maupun pendataan untuk pembelian dilakukan
oleh admin/kasir.
5. Proses
searching/pencarian data (data kategori,
data supplier, data barang, data transaksi
pembelian, dan data transaksi penjualan).
6. Semua
proses dilakukan oleh admin/kasir, sehingga setiap proses dapat terkontrol
dengan baik.
Perancangan
Entity yang terlibat pada sistem
informasi ini adalah:
1. Barang.
2. Kasir.
3. Kategori.
4. Pembelian.
5. Pembelian
Item.
6. Penjualan.
7. Penjualan
Item.
8. Supplier.
Tabel Sistem Informasi Pembelian Penjualan
Implementasi
Setelah
semua tahapan pengembangan sistem dilakukan, maka didapatlah suatu perangkat
lunak sistem informasi pembelian dan penjualan, yang terdiri atas sejumlah form dan report. Berikut ini adalah tampilannya:
Tampilan
Halaman Awal
Tampilan
Login
Tampilan
Menu Utama
Tampilan
Data Kasir
Tampilan
Data Supplier
Tampilan
Data Barang
Tampilan
Transaksi Pembelian
Tampilan
Transaksi Penjualan
Tampilan
Laporan
Evaluasi
Setelah
sistem dibuat maka akan ada evaluasi. Evaluasi muncul dari adanya kelemahan
dari sistem itu sendiri, dan kelemahan itu biasanya dapat terlihat setelah
sistem itu berjalan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dari evaluasi agar
sistem berjalan lebih baik lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar